Pagi Hari Menentukan Baik dan Buruk Manusia

Jika seseorang berada di pagi hari, maka berkumpullah nafsu dan amalnya. Jika amalnya mengikuti nafsunya, maka hari itu menjadi  hari yang buruk baginya. Dan jika nafsunya ikut dengan amalnya, maka hari itu adalah hari yang baik baginya.

Berbahagialah seseorang di paginya, ketika bangun dari kematiannya  berdoa memuji Allah, membasahi mukanya dengan air wudhu, mengerjakan dua rokaat yang lebih baik dari dunia dan isinya dan melangkahkan kaki ke Masjid sholat berjamaah. Barangsiapa memakmurkan Masjid, maka Allah akan menghidupkan hatinya, pikirannya, Allah memakmurkan dirinya, keluarganya dan bangsanya. Malaikatpun menyaksikan kebaikan pagi harinya, mendoakannya dan Allah menurunkan keberkahan, ketenangan dalam hidup dan mengeluarkan persoalan hidupnya.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ ﴿٧﴾

"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (Q.S.47:7)


أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا۟ ٱلْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ ٱلَّذِينَ خَلَوْا۟ مِن قَبْلِكُم ۖ مَّسَّتْهُمُ ٱلْبَأْسَآءُ وَٱلضَّرَّآءُ وَزُلْزِلُوا۟ حَتَّىٰ يَقُولَ ٱلرَّسُولُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ مَتَىٰ نَصْرُ ٱللَّهِ ۗ أَلَآ إِنَّ نَصْرَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ ﴿٢١٤﴾

"Ataukah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat."
(Q.S.2:214)

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqr-fadloli
Previous
Next Post »