Ingatlah Allah saat senang, niscaya Allah ingat saat kesulitan

Ingatlah pada Allah saat senang, niscaya Allah ingat dan datang kepadamu saat dalam kesulitan. Allah hadir dan  akan mengeluarkan segala keluh kesah dan kekikiran hidup,  jika kita  tetap memenuhi seruan Allah dan RosulNya.

Jika kita berlebih-lebihan dalam hal kehidupan duniawi dan hanya bersenang-senang melupakan hak dan kewajiban sebagai hamba yang terbatas,  maka lihatlah kepada siapa semuanya akan kembali. Pasti kita akan dimintai pertanggungjawaban setiap nafas sebagai gerak hidup ini. Sesungguhnya milik siapa nafas dan kehidupan ini, dan kemana akan berahir?

Alhamdulillah...kita tiap pagi dilahirkan kembali oleh Allah dari kematian sejenak. Setiap pagi kita disadarkan oleh Rasulullah tentang hakikat hidup dengan doa bangun paginya. ... "wa ilaihin Nusyur". ... dan kepada Allah kita akan kembali. Ini adalah sebuah etos perjalanan kehidupan manusia agar hidup senantiasa  berprestasi dalam kebaikan, berarti dan bermakna. Meninggalkan "warisan  terbaik", menjadikan kita tetap hidup dalam kematian dan hidup sesudah mati. Menjadi buah tutur yang baik  bagi pewaris, generasi dan kader-kader kita hari ini dan esok.

Semoga kita kelak, orang tua dan saudara kita yang  telah menikmati tidur panjangnya tersenyum   dengan ampunan dan Rahmat Allah.

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqr-fadloli
Previous
Next Post »