Tak ada yang Sia-sia, Belajar dari Semut

Semua yang diciptakan Allah di bumi ini untuk manusia, tidak ada yg sia-sia. Termasuk "Semut" yg diabadikan sebagai nama Surat dalam Al-Qur'an.

Semut, akan selalu berusaha secara berulang-ulang dan terus menerus, sampai ia berhasil menggapai tujuan yang ia inginkan. Semut merangkak disebuah pohon, lalu jatuh kemudian bangun lagi dan berusaha untuk merangkak lagi ke atas pohon, lalu jatuh lagi, merangkak lagi....begitu seterusnya...sampai tujuan dan sukses.
Jika jalan yg ia lalui terhalang, maka ia akan berusaha lewat dari arah kanan dan kiri, namun jika mengalami kesulitan berjalan maju, maka ia berhenti sebentar, mengambil strategi untuk mengerahkan segala potensi menempuh jalan yg lain sehingga sampai tujuan.

Berusahalah pasti ada jalan, terbentang jalan kehidupan, jalan kesuksesan dan kebahagiaan. Cari dan raih, jangan pernah berkeluh kesah dan bosan dari usaha meraih apa yang kita inginkan. Karena penyakit orang yang sedang mencari dan meraih sesuatu adalah bosan.

"Manusia tidaklah memperoleh sesuatu kecuali apa yang telah dikerjakannya". (QS. 53:39)

Hidup adalah berpacu dengan waktu, jangan berhenti di tempat ini, tidak ada jalan hidup. Bergerak dan bergerak ke depan. Berhenti adalah tanda kematian.
Waktu bergerak dengan hukumnya, jika kita isi dengan kebaikan dan prestasi hidup, terasa singkat yang kita miliki. Jika kita sia-siakan, tanpa ada semangat berlomba dalam kebaikan, tanpa ada kesungguhan hidup untuk meraih yang terbaik, terasa membosankan dalam menunggu waktu.

Semoga kita bisa minikmati perjalan hidup ini, dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ihlas. Yakin, dan pasti usaha sampai.

"Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."(Q.S.103:1-3)

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqr-fadloli
Previous
Next Post »