Orang Hebat dan Besar

Orang besar dan hebat adalah ketika melakukan kesalahan,  ia segera minta maaf, dan ketika orang lain mendholimi dirinya, ia segera memaafkan dan melupakan kesalahannya. Bila menyangkut kesalahan publik, maka hukum di tegakkan, hak publik di kembalikan, minta maaf dan dimaafkan.

 Demian juga ketika  melakukan kesalahan (dosa) kepada Allah,  maka segera mendekat dan bertaubat kepada Allah.

Lihatlah Nabi Adam as. menjadi bahagia, ketika dia melakukan kesalahan ( dosa) dia  cepat menyadari dan mengakui kedholimannya, menyesali atas dosanya, menyalahkan dirinya sendiri, segera bertaubat kepada Allah  dan tidak putus asa dari rahmat Allah.

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ ﴿٢٣﴾

"Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."" (Q.S.7:23)

"Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, lalu Dia pun menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang."(Q.S.2:37)

"Sesungguhnya hamba, jika mau mengakui dosanya kemudian bertobat, maka Allah berkenan menerima tobatnya(Hr. Bukhari Muslim)
"Barang siapa berbuat kesalahan atau berbuat dosa, kemudian menyesali perbuatan itu, maka penyesalan itulah tebusannya (Hr. Al-Baihaqi)

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqir-fadloli
Sumber: Whatsapp kahmi uin 
Previous
Next Post »