Menyiram Hati dengan Cinta dan Kasih Sayang

Siramlah hati  dengan air cinta dan kasih sayang sebanyaknya dan yang terahir campurlah dengan debu memaafkan orang yang telah menganiaya dan mencaci kita, agar hidup bisa tenang dan bahagia.

Kita harus membunuh kalajengking-kalajengking yang bersemayam di hati dengan pisau kesabaran, kelembutan dan kemurahan hati.
Kita harus menyembelih serigala nafsu yg mengajak pada kejelekan, kemarahan dan permusuhan dg pedang keimanan.
Kita harus membersihkan halaman ruh dari sampah-sampah pikiran jelek dan hina. Kita harus berusaha menanami kebun dan pikiran kita dengam pohon-pohon hikmah, bunga-bunga pengetahuan dan mawar-mawar ilmu.

قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ ﴿٩﴾

 Katakanlah, "Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran." (Q.S.39:9)

وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ ﴿١٩﴾

"Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat," (Q.S.35:19)

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqr fadloli
Previous
Next Post »