Mengejar Dunia yang Semakin Menjauh

Dunia oh dunia, manusia semakin mengejarmu engkau semakin lari. Engkau lari dari manusia yang mengejarmu dan manusia lari dari pemilikmu yang sesungguhnya (Allah).

Dunia adalah tempat kebenaran bagi orang yang membenarkannya, tempat keselamatan bagi orang yang memahaminya dan tempat kecukupan bagi orang yang menjadikannnya sebagai bekal. Sebaik-baik kendaraan adalah dunia, maka naikilah dunia, ia akan menyampaikan kamu di akhirat. Jangan dinaiki dunia, jangan dipikul apalagi dimasukkan dalam hati. Dunia akan menjadikan manusia terlena dan hanya berjalan ditempat, berat dan berat.

Dunia adalah alat bukan tujuan, maka jangan sampai alat menjadi tujuan dan tujun menjadi alat. Jangan diperalat oleh dunia. Larilah kepada Allah, wahai hamba-hamba yang faqir, engkau membutuhkan Allah.

Berjalanlah menyusuri jalan kehidupan dunia untuk mencari karuniaNya, dengan bekerja sebagai ibadah. Jadikan bekerja dan pekerjaan yang menyenangkan dan membahagiakan, dengan membangun komitmen hidup dan aktifitas hidup, yaitu "niat" serta menjalankan kefardhuan "mendirikan sholat untuk mengingatKu (Allah)".
 فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿١٠
﴾ "Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung. " (Q.S.62:10)

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqr-fadloli.

Sumber: Whatsapp Kahmi uin 
Previous
Next Post »