Menekan Kelemahan Agar Menjadi Kebaikan

Manusia memiliki kelebihan juga memiliki kelemahan. Untuk menekan kelemahan agar menjadi kebaikan, mesti kita berusaha mencari pertolongan dan perlindungan dalam perkara kehidupan, yaitu:
1. Munajat dapat melindungi rahasia-rahasia. Menyimpan rahasia menjadi sebab terpenting untuk mencapai kesuksesan.
"Minta bantuanlah dengan merahasikan untuk meraih keperluan-keperluan, karena sesungguhnya bagi setiap orang yang memperoleh kenikmatan, ada orang yang hasud. Itu kata Rasulullah.

2. Sedekah dapat melindungi harta. Setiap pagi, dua Malaikat berdoa, "Ya Allah berilah ganti, tambahlah rizki orang yang bersedekah, dan berilah kerugian orang yang bakhil".

3. Ikhlas dapat melindungi amal perbuatan. Ikhlas adalah roh dan nafas amal perbuatan. Perbaikilah amal yang nampak dan tidak nampak  dengan keikhlasan. Untuk itu, luruskan niat hidup menuju  keridhoan Allah.

4. Kejujuran dapat melindungi ucapan. Kata orang bijak, "boleh saja anda berbohong kepada semua orang, tidak mungkin anda bisa membohongi semua orang, dan yang paling tidak mungkin adalah membohongi diri sendiri".

ولا تلبسواالحق بالباطل
"Dan janganlah kamu mencampuradukkan yang hak dengan yang bathil" (QS.2:42)

 5. Musyawarah dapat melindungi pendapat. Musyawarah adalah benteng penyesalan, juga pengaman dari cercaan, sebaik-baik gotong royong adalah musyawarah, dan seburuk-buruk persiapan adalah kesewenang-wenagan".
Dalam musyawarah diperlukan lapang dada, saling memberi dan menerima dan saling mendengarkan, tidak mudah menyalahkan apalagi memojokkan seseorang. Tentu saja kualitas musyawarah sangat ditentukan oleh kedalaman ilmu dan kearifan yang terlibat di dalamnya.

Wallahu a'lamu bish showab
alfaqr- fadloli.
Previous
Next Post »