Dokter dan Pasien, Siapa yang Sakit ?

Suatu ketika aku mengantar seorang ibu yg sedang sakit ke dokter praktek. Maklum 3 org anaknya yg sdh brkeluarga hidup di luar. 1 di Jakarta, dan 2 di Kupang. Dokter: sejak kapan ibu mulai sakit? Ibu: "sejak besok pak dokter! Dokter: " kalau begitu besok baru ibu ke sini". Ibu: "Apa saya jadi diperiksa, pak dok? Dokter: " Ibu kan belum sakit? Ibu: "wah, dokter benar-benar parah ni. Kok bisa ya, anda kok bisa jadi dokter? Dokter (kesal): "ibu sbaiknya pulang dan istirht". Kata sang dokter sambil melirik k arahku seolah ingin mngatakn " srbaiknya bapa bawa pulang makhluk aneh ini? Ibu: "andai aku dulu jadi dosenmu pak dok, anda pasti belum jadi dokter, karna tdk akan bisa lulus mata kuliahku". Dokter bangkit dari tempat duduknya dan mengatakan, " sebaiknya ibu pulang sekarang karna masih banyak pasien di luar lagi antri." Ibu itu pun mengajak aku pulang. Kamipun kluar dari ruang ptaktek dokter itu. Aku kaget, ketika di ruang antri, sang ibu itu berkata kepada para pasien yg antri," bapa ibu skalian, mari kita pulang karna dokter juga sedang sakit." "Barusan bliau sakit hati dan sedikit kesal karna tidak bisa memeriksaku."

Kisah Nyata catatan Misbah Wotan NTT
Sumber: Whatsapp KAHMI UIN
Previous
Next Post »